KEPANJEN – Ada kabar gembira buat Arek-Arek Malang pecinta klub sepak bola Arema. Karena, bulan depan ada film berjudul Darah Biru Arema karya para siswa SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Film berdurasi 30 menit itu menceritakan tentang seorang anak kecil yang bernama Paco Rubio, 14.

Paco terlahir sebagai anak yatim. Ayahnya meninggal sewaktu ia dalam kandungan ibunya. Paco  sangat mencintai klub sepak bola Arema. Dia juga sangat menjaga persahabatan. Kecintaan terhadap Arema selalu ia pegang hingga ia memasuki sekolah. ”Inilah film jati diri Arek Malang,” kata Arif Joko Prabowo, Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen, sekaligus produser eksekutif.

Menurut Arif, film itu dibuat untuk memperingati hari ulang tahun Arema yang jatuh pada 11 Agustus 2014 nanti. Selain mengangkat tema tentang sepak bola juga tentang perjuangan hidup Paco. Soal nama Arema menurut Arif, sudah ada sejak kerajaan Singosari berdiri. Dikatakan, dulu ada panglima bernama Kebo Arema yang berjuang demi kerajaan Singosari. Nah, di film ini pemeran tokoh, Paco juga berjuang demi cinta, persahabatan, dan jati diri Aremania. Film ini juga terinspirasi dari cerita masa lampau.

Senada dengan Arif, Taufan Agustiyan, sutradara film Arema mengatakan, selain film ini mengangkat Malang, juga punya makna filosofis. Menurutnya film Arema ini pertama kali dibuat dari tangan-tangan Arek Malang. Taufan menilai, selama ini, hanya ada film Arema soal cinta. Tapi, tidak mengangkat sisi Arema secara murni. (mg1/lid)

(sumber: http://radarmalang.co.id/smk-muhammadiyah-5-kepanjen-rilis-film-arema-8174.htm)